Selasa, 02 Desember 2014

Hubungan Kalium Dengan Penurunan Tekanan Darah

 Hubungan Kalium Dengan Penurunan Tekanan Darah

 
Terdapat puluhan bahkan ratusan individu menginginkan berat tubuh yang ideal agar terbentuk tubuh yang sesuai dengan keinginan individu tersebut. Beberapa diet yang ditawarkan seringkali hanya untuk menurunkan berat badan dengan cara mengkonsumsi makanan yang rendah kalori dan rendah karbohidrat. Bagi individu yang ingin membangun otot dan menghilangkan lemak di tubuh mereka biasanya memilih diet tinggi protein untuk mencapai tujuan mereka, contohnya seorang binaragawan. Mereka yang menjalankan diet tinggi protein biasanya lebih banyak mengkonsumsi jenis makanan seperti ayam, daging sapi, beberapa produk susu kedelai dan seringkali dalam diet tinggi protein ini, mereka mengkonsumsi sedikit sekali kalium sehingga kandungan kalium dalam diet mereka tidaklah cukup. Asupan kalium per hari yang direkomendasikan adalah 2000mg sampai dengan 3000mg pada orang dewasa.

Kekurangan kalium seringkali dikaitkan dengan kelelahan dan kelemahan, kejang otot, palpitasi jantung, anemia, dan sakit kepala yang berat, selain itu salah satu efek yang bisa diakibatkan oleh kekurangan kalium adalah tekanan darah tinggi, pembengkakan di kelenjar dan diabetes melitus. Agar fungsi tubuh  tetap terjaga dengan baik sangat penting untuk secara teratur mengkonsumsi makanan yang mengandung kalium.

Beberapa sumber kalium bisa didapatkan dari jenis makanan di bawah ini :

Kentang.
Tomat.
Wortel.
Brokoli.
Pepaya.
Stroberi.
Jeruk.
Pisang.
Melon.
Ayam.
Ikan.
Kacang-kacangan.
Daging sapi.
Ubi jalar.
Bayam.

Di bawah ini adalah jenis makanan yang mengandung kalium dalam satuan mg atau kalori :

Aprikot mengandung 1380 mg kalium atau rata-rata 160 kalori per porsi.
Dedak gandum mengandung sekitar 1160 mg kalium atau sekitar 200 kalori per porsi.
Kismis mengandung 1020 mg kalium atau sekitar 270 kalori per genggam.
Segenggam kacang-kacangan yang rendah garam mengandung kalium 600 mg atau sekitar 600 kalori.
Sapi mengandung kalium 420 mg per porsi atau sekitar 230 kalori.

Kalium adalah sebuah mineral yang sangat penting untuk menjaga tubuh agar berfungsi dengan baik. Kalium mempunyai peranan yang sangat penting sekali untuk mengatur tekanan darah, dan bahkan sangat penting sekali bagi penderita tekanan darah tinggi (hipertensi) untuk mengkonsumsi kalium dalam diet mereka karena dapat menurunkan tekanan darah. Dengan mengkonsumsi kalium dalam jumlah yang cukup maka tidak diperlukan begitu banyak usaha untuk menurunkan tekanan darah. Kalium juga dapat membantu ginjal untuk menyaring natrium dan membantu mengeluarkan natrium dari dalam darah, sehingga secara tidak langsung dapat menurunkan tekanan darah pada penderita tekanan darah tinggi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar